Law Abiding Citizen
Istri Clyde Shelton (Gerard Butler) diperkosa lantas dibunuh.Anaknya yang lucu turut jadi korban pula.Clyde hanya jadi saksi hidup kebiadaban dua orang pencuri sadis. Saksi kuat, tapi jaksa, hakim dan pengadilan memutuskan keadilan tidak berpihak padanya.Atas sebuah deal dari seorang Nick Rice (Jamie Foxx) jaksa penuntut, si pembunuh malah mendapat hukuman yang lebih ringan. Pahit,tapi Clyde mesti menerima. Tapi lihat sepuluh tahun kemudian Clyde kembali dengan rencana matang, sadis dan diluar kemampuan kepintaran semua orang.
Revenge! Satu persatu mereka yang terlibat dalam carut marut hukum meninggal di tangan Clyde. Tapi bagaimana bisa? Clyde berada di penjara, tapi korban berjatuhan dengan gemilang.Bahkan ketika seluruh jaksa dipindah kantorkan ke penjara, memantau Clyde, tak ada apa-apa yang terjadi, selain BUMMM…seluruh jaksa mampus di dalam mobil. Clyde cerdik,ia mengendalikan semua pembunuhan dalam penjara. Ia membangun sistem. Balas dendam yang banal.
Mereka yang terbiasa dengan bang-bang-bang akan puas melihat film garapan Sam Harper ini. Actionnya seru. Namun, eksekusi akhir film cenderung anti-klimaks.Clyde muncul sebagai teori bahwa dia adalah bad guy dalam kisah ini. Tapi di akhir film,bad guy sejati harus tetap hidup. Dan itu tidak menyenangkan buat saya. Tidak pol. – Law Abiding Citizen












yg bikin males adalah, si Clyde Shelton (Gerard Butler) nya mateeeeee!!!
Dodol…….padahal ceritanya oke, seharusnya dia hidup, and di ending film ada scene yg memperlihatkan dia ada di negara laen hidup nyaman setelah dia menghilang……..walaupun cuma sekedar terlihat duduk di kafe and muke terlihat setengah(terhalang koran) karena sambil baca koran, and camera berjalan dari samping hingga menjauh………and masuklah credit title setelah itu dengan musik fusion jazz………hahahahaha….
Leave your response!