Captivity
Setelah ‘The Girl Next Door’ rata-rata temen setongkrongan gua jatuh cinta ama Elisa Cuthbert (Abby ngaku siah!!). She’s hot! Keseksiannya di film itu lebih mencuri perhatian dibanding aktingnya yang biasa-biasa saja. Apapun itu, Elisa sukses menancapkan imejnya di benak gua. Dan memang bisa ditebak sih, Elisa cuma aktris yang ngandelin ’sex appeals’ nya ketimbang akting yang bener. House Of Wax, film berikutnya bareng Paris ‘ouch’ Hilton menjadi bukti.
Tapi Elisa tetap bikin penasaran. Captivity yang menampilkan Elisa jadi pemeran utama membuat gua penasaran pengen tahu. Bisa jadi, aktingnya di sini oke. Catat, ekspetasi gua masih sangat tinggi. Terlebih melihat poster film ini, sangat mencuri perhatian.
Di Captivity, ia berperan sebagai Jennifer Tree, model yang tengah naik daun. Hmmm.,lagi-lagi sudah diberi imej panas. Outside Jen, ternyata ada seorang fanatik yang terus mengamati all about Jen. Video, majalah, tayangan tivi. Rajin sekali. Tak hanya itu, sosok misterius ini pun nekad menculik Jen, dan menjebloskan ke dalam sel pengap. Dengan tivi dan pintu yang susah dibuka.
Bakal tegang? Hmmm..di sel itu, Jen dipaksa oleh sosok misterius untuk mengenakan pakaian-pakaian yang sudah dipersiapkan. Lu penasaran ama body Elisa waktu ganti baju…naaaaaaa, jangan harap ada scene itu! hahaha.
Jen tersiksa dalam gelap. Dunno nothing to do. Beberapa hari kemudian, dia mulai dapet teman di kamar sebelah. Garry namanya. Ngakunya korban kidnaping juga. Perasaan senasib membuat mereka berusaha keep in touch. Beberapa hari dikurung, membuat Elisa gelisah. Garry juga. Saat ada kesempatan mereka bisa berdua (si misterius baik hati), terjadilah making love. (lagi-lagi mesti gua peringatkan buat lu-lu yang berharap bisa lihat body naked elisa..back off….hahhaa).
Film ini mulai terlihat membosankan. Terlebih ketika ada twist menjelang ending film. Film ini ternyata konyol…oh ya ini bukan film komedi ya…damn! Damn…kalau lu mau perkosa Elisa, nggak usah repot-repot menculik dan mensekapnya segala. Gang rape aja terus lu bikin videonya. Tapi penulis skenario di film ini memang sok-sok mau bikin ide cerita yang asyik.
Sutradara Roland Joffe membututkan reputasinya di film ini. Scarlet Letter (1995) lebih bisa dinikmati ketimbang Captivity. Sial, ini film jelek sekali! AKting Elisa, oh my God, sudah saatnya gua melepas ELisa dari Hot Babe List!
Good Bye Elisa, your movie is suck!











elisa ngga ada sexy2nya di film ini.cape banget liat film ini
geuleuh…!
BABE DEH!!!
alert(`XSS BUG Ditemukan euy..`)
jUmBerRRR AinG Mahh DwuAa
Leave your response!
Tags
Categories
Recent Comments
Archives
Recent Posts
Most Commented
Most Viewed